Monday, 16 January 2017

Pria ini Bertanya Kepada Buddha Apa yang Harus Dilakukan Kalau Dia Menyukai Wanita Lain, Selain Istrinya.. Jawabannya...


MBO |  Disuatu malam, ada seorang pria yang bertanya kepada Buddha. Karena di memiliki masalah yang bagi dia sangat sulit untuk mengambil keputusan,.


Pria : Buddha yang bijaksana, aku seorang yang sudah menikah, tapi sekarang ini aku sedang suka seorang wanita lain. Aku nggak tahu harus memilih siapa ?

Buddha : Kamu yakin wanita yang kamu suka ini adalah dia yang bisa menemanimu seumur hidupmu ?

Pria : Ya buddha, aku yakin.

Buddha : Kalau begitu langsung saja cerai dan nikahi dia.

Pria : Tapi istriku yang sekarang ini baik hatinya dan bermoral, kalau aku menceraikannya, apa aku tidak bersalah 

Buddha : Pernikahan yang tidak ada cinta itu penuh penderitaan dan bukan hal yang baik. Kalau kamu sangat mencintai wanita yang kamu sebutkan dan tidak mencintai istrimu, bercerai tidak terlihat bersalah.

Pria : Tapi istriku sangat mencintai aku.

Buddha : Itu berarti dia adalah wanita yang beruntung.

Pria : Kalau aku bercerai dan menikahi wanita lain, harusnya dia akan sedih, kenapa anda bilang dia wanita yang beruntung ?

Buddha : Karena dia masih mencintai anda dan pernikahan anda. Sebenarnya yang masih mencintailah yang beruntung dan yang sudah kehilangan cintalah yang akan menderita. Karena itu dalam kasus ini, andalah yang akan mengalami penderitaan dan kesedihan.

Pria : Tapi kalau aku menceraikan dia dan menikah dengan orang lain, bukankah dia yang kehilangan aku ?

Buddha : Anda salah, istrimu menjaga cintanya di dalam pernikahan sedangkan anda tidak. Dia akan tetap merasa di cintai walaupun anda menceraikannya dan suatu hari nanti ada pria lain yang mencintainya.Sedangkan anda akan kehilangan cinta di dalam kehidupan anda.

Pria : Dia berkata kalau dia hanya akan mencintaiku

Buddha : Apakah kamu pernah mengatakan kata kata ini kepadanya ?

Pria : AKu........

Buddha : Coba anda lihat 3 lilin yang ada di depan anda, lilin mana yang paling terang ?

Pria : Aku tidak bisa membedakannya..

Buddha : 3 lilin ini sama seperti 3 wanita , salah satunya seperti istri anda, tapi anda tidak bisa membedakannya. Wanita di dunia ini begitu banyak, kalau kamu saja tidak bisa membedakan lilin mana yang  paling terang. Bagiamana mungkin kamu bisa menentukan siapa yang akan menemanimu seumur hidup ?

Pria : Akuu..

Buddha :  Sekarang ambil salah satu lilin dan taruh di dekatmu dan coba lihat sekali lagi, lilin mana yang tampak paling terang ?

Pria : Nggak perlu di ragukan lagi, pasti yang ada paling dekat denganku..

Buddha : Kembalikan dia ketempatnya, dan lihat mana yang paling terang ?

Pria : Aku tidak bisa membedakannya lagi .

Buddha: Sebenarnya lilin yang kamu gerakkan tadi bisa diibaratkan seperti wanita di lain istrimu yang kamu cintai. Waktu kamu mencintai dia, semuanya terlihat indah, sama seperti lilin yang kamu dekatkan dia terlihat lebih terang, tapi begitu cinta itu pudar, smuanya akan menjadi sama lagi.

Pria : Buddha, aku mengerti , anda bukan ingin supaya aku bercerai, tapi anda ingin aku terus mencintainya.

Buddha : Pergilah anak muda, jalanin hidup dengan istrimu.

Pria : Buddha, saya tahu harus mencintai siapa, istriku tidak akan pernah bisa terganti..

24 comments:

  1. SUKHI HOTU.. bolehkah saya tahu nama sutta aslinya ya..

    ReplyDelete
  2. SUKHI HOTU.. bolehkah saya tahu nama sutta aslinya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. agak beda rasanya bagi ia yg dah sering baca2 literatur...

      memplesetkan adhamma sbg dhamma dampaknya fatal juga loh..

      Delete
  3. Maaf ini preferensi sutta yg mana ya? Seumur2 sy tidak pernah membaca bagian ini sama sekali. Dan terkesan ini bukan cara buddha berbicara dengan umatnya. Sangat tidak biasa. Hati2 membuat karangan cerita atau memforward/memposting hal yg belum tentu kebenarannya dgn membawa2 agama/nama buddha. Bad kamma awaits you

    ReplyDelete
  4. Bad karma? Karena apa? Menyebarkan hal buruk? Yg menyebabkan karma buruk kalau 3 hal. Cerita ini cerita buruk. Cerita ini tidak bermanfaat.dan Cerita ini merugikan. Lalu di cerita ini ada 3 hal yg saya sebutkan ga? Anda kalau sebagai umat budha yg baik harusnya kalau segala sesuatu hal yg baik jangan terlalu dipusingkan dan dimasalahkan. Ckckckckckck..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berkata tidak benar/berbohong itu sudah karma buruk, jelas itu ada di dalam sila ke 4 Pancasila. Cerita ini apakah benar diucapkan Buddha? Kalau benar diucapkan Buddha, pasti ada tertera di sutta? Kalau tidak ada, maka tidak boleh membuat cerita fiktif mengatasnamakan Buddha, karena itu melanggar sila ke 4 Pancasila ! Jadi tidak salah kalau ada yang meminta referensi sutta mana, karena yg meminta itu sedang menjalankan ajaran Buddha yaitu Ehipassiko! Persoalan bukan terletak soal pusing-memusingkan, tetapi umat Buddha yg baik tidak boleh masa-bodoh karena Moha itu juga perbuatan buruk selain Dosa & Lobha.

      Delete
  5. Cerita ini merugikan. Karena menggunakan nama buddha dengan sembarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju. Mohon nama Buddha diganti yang lain. terimakasih

      Delete
  6. Ini bukan gaya Buddha Gautama menjawab pertanyaan umat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. apakah saudara tahu bagaimana gaya sang Budha Gautama menjawab pertanyaan?

      Delete
  7. Cerita yg memiliki maknanya dalam.. saya tdk.peduli Ini kata Budda atau bukan. Tapi tulisan bermakna dalam hidup. 3 liking menerangi kita Dan hanya 1 lilin yg terjaga dalam hati ..😍😘

    ReplyDelete
  8. amithofo, ..semoga diriku dapat terhindar dari hal-hal seperti ini dan akan tetap mencintai istriku sampai akhir hayat kami berdua. sadhu3x

    ReplyDelete
  9. Makna cerita boleh baik. Tp menulis dengan memakai nama Buddha tanpa referensi sutta yg bisa dipertanggungjawabkan menurutku tidak baik dan bisa mencemarkan dan disalahpersepsikan ajaran Buddha Dhamma yang sebenarnya. Setau saya ini bukan gaya dan cara Buddha berbicara dengan umatnya.

    ReplyDelete
  10. tujuan penulisan ini baik, tapi kalau di mulai dengan yang tidak baik, akhirnya bisa jadi tidak baik, jangan memakai atas nama Buddha jika memang ini bukan dari Buddha, knp Anda tidak memakai yang lain saja yang netral ?

    ReplyDelete
  11. cerita ini sangat menginspirasi, membuat kita lebih setia kpd pasangan. sebaiknya kita tdk mempermasalahkan ini benar dikatakan Buddha apa tdk, kita ambil saja intisarinya. semoga semua menjadi lebih baik. sadhu 3x

    ReplyDelete
  12. Menurut bahasa Sanskrit, kata "Buddha" adalah seorang yang telah mencapai penerangan seutuhnya melalui praktek 8 jalan utama, pengetahuan (membaca buku2 suci) Dan terakhir mendapatkan kebijaksanaan. Tetapi Siddharth Gautama.adalah seorang Pangeran yg dulunya dalam rasa ingin tahu yg tinggi dalam mencari Kebenaran dalam hidupnya dan akhirnya mencapai "Nirvana". Buddha Gautama adalah salah satu orang yang telah mencapainya, beliau adalah contoh bagi umat Manusia bahwa kita juga bisa seperti beliau.

    Melihat comment dri cerita ini. Menurut saya, cerita ini bisa saja diumpamakan sebagai seorang suci seperti bhante/bhikku yang bijaksana yang diminta nasehat oleh murid nya. Sebagai umat Buddha janganlah terlalu terpaku dalam buku-buku, toh ini hanya cerita yang positif, jadi pikilah yang positif saja. Itu berarti Anda telah mempraktekkan salah satu 8 Jalan Tengah yaitu : Pandangan benar & Pikiran benar.

    Namo Buddhaya. Swatti hottu

    ReplyDelete
  13. Aduh saudara saudari.. yg penting pesan cerita ini baik.. TITIK :)
    Jangan ribut n saling menyakiti melalui kata2.. mungkin aja ada kesalahpahaman antara para expert agama buddha n penulis, tp penulis uda baik budi mao share tulisan ini yang inti pesannya adalah BAIK buat kita semua.. :)
    Sabbe sattha bhavantu sukhitatta ������

    ReplyDelete
  14. Thanks untuk ceritanya. Gbu.

    ReplyDelete
  15. Anggaplah bukan budha org bijak ato biksu yg bijak. Dimana dia mendapatkan kebijaksanaanya? Ya budha... budha ada didalam pemahaman org dan dalam tindak dan kenyataan masing2 bukan wujud fisik. Klo kalian masih mengira budha memilki wujud yg bs anda representasikan secara nyata maka anda tidak pernah percaya dengan budha tp cuma percaya suttanya saja karena ajarannya bagus. Bgs kalau skr ada budha dihadapan anda dan anda bilang ambil pisau itu dan potonglah seekor sapi. Kemudian apakah anda akan bilang "maaf budha, anda bukanlah budha sy tau budha tidak mungkin menyuruh saya melakukan hal itu" yg seharusnya klo memang anda percaya dengan budha adalah "kenapa budha meminta saya melakukan hal itu?"
    Banyak didunia ini kita menciptakan budha kita masing2 gak tau siapa budha yg sebenarnya, budha yg mana? Budha yg diciptakan oleh parah bikku? Ato buku2? Budha ada didalam hati kita masing2. Siapapun asal baik dan dapat memperoleh kebijaksanaan adalah budha. Amithaba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Stuju dg anda.. budha ada dalam hati semua umat termasuk hewan yg baik pun bs di sebut Hewan bersifat Budha. Amithofo

      Delete
  16. Terima kasih atas infonya, ditunggu kelanjutan artikel lainnya agar bisa bermanfaat bagi kita semua..Berita Unik Dan Dewasa

    ReplyDelete

 

Copyright @ 2014

Distributed By Blogger |